badilag.mahkamahagung.go.id

Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) baru saja dikembangkan selama sebulan penuh, 10 April-10 Mei 2017, di Bandung. Apa saja hasilnya?

Anggota Tim Pengembang SIPP MA yang berasal dari Ditjen Badilag, Aminuddin Harahap, A.Md., mengungkapkan bahwa meskipun belum memenuhi seluruh target, pengembangan SIPP kali ini menghasilkan output yang cukup berarti.


“Bahkan dibandingkan dengan pengembangan-pengembangan sebelumnya, ini termasuk pengembangan SIPP yang skalanya paling besar,” ujarnya.

Selama sebulan, Tim Pengembang SIPP yang berjumlah 12 orang memfokuskan diri pada dua hal. Pertama, pengembangan SIPP tingkat pertama, dengan titik tekan pada pembaruan template Berita Acara Sidang (BAS) dan putusan pengadilan-pengadilan tingkat pertama pada empat lingkungan peradilan. Dan kedua, integrasi SIPP dengan SIAP (Sistem Informasi Administrasi Perkara di MA) dan Direktori Putusan.

“Dari 12 orang, tujuh orang fokus ke template dan lima orang fokus ke integrasi,” kata Amin.

Keseluruhan, untuk empat lingkungan peradilan, ada lebih dari 700 template yang diperbarui. Masing-masing lingkungan peradilan memiliki karakteristik template BAS dan putusan yang berbeda-beda. Untuk lingkungan peradilan agama, pelbagai template baru itu disusun oleh Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari hakim tingkat pertama hingga hakim agung.

Sebenarnya tidak hanya template BAS dan putusan yang berhasil diperbarui Tim Pengembang SIPP. Terkait dengan itu, ditambahkan pula fungsi-fungsi baru SIPP. Sebagai contoh, disediakan amar-amar putusan yang bersifat default atau standar, yang dapat dipilih sesuai dengan jenis perkara. Selain itu, disediakan pula tools untuk memudahkan penulisan tanya-jawab saksi pada BAS.

“SIPP hasil pengembangan ini juga menyediakan fasilitas untuk memasukkan posita pada data umum, replik, duplik, juga tanggal penyerahan relaas,” kata Amin.

Hasil kerja Tim Pengembang SIPP lainnya ialah delegasi atau bantuan pemanggilan. Di lingkungan peradilan agama lebih dikenal dengan istilah tabayun.

Hasil pengembangan ini memudahkan dan mempercepat pengadilan-pengadilan tingkat pertama yang hendak mengirim dan menerima bantuan pemanggilan.

Untuk bantuan pemanggilan, selain penginputan datanya lebih mudah, juga prosesnya lebih sederhana. Ketika seorang pegawai sebuah pengadilan memasukkan data delegasi di SIPP lokal, data tersebut otomatis masuk ke situs SIPP MA, tanpa perlu melewati proses sinkronisasi data ke situs SIPP MA. Pengadilan yang dimintai bantuan pemanggilan dapat mengetahuinya dengan mengecek menu delegasi di SIPP lokalnya.

“Kemungkinan, bisa juga nanti, informasi mengenai delegasi itu otomatis masuk ke SIPP pengadilan yang dituju, tanpa harus ada proses pengecekan terlebih dahulu,” ujar Amin.

Mengenai integrasi SIPP dengan SIAP dan Direktori Putusan, secara singkat Amin menuturkan, hasilnya berupa jembatan yang mengubungkan data yang semula diinput di SIPP ke SIAP dan Direktori Putusan dengan langkah-langkah yang lebih praktis.

Jika selama ini data perkara kasasi atau PK yang dimasukkan pengadilan tingkat pertama di SIPP lokal diteruskan hanya sampai ke SIPP tingkat banding, nanti data tersebut diteruskan hingga ke aplikasi SIAP yang dikelola Kepaniteraan MA.

Ada pula kemudahan lainnya dalam hal publikasi putusan di situs Direktori Putusan. Jika selama ini setiap pengadilan harus mengunggah putusan-putusannya satu per satu ke situs tersebut, kelak tidak lagi begitu. Dokumen elektronik putusan cukup dinput di SIPP, lalu dokumen tersebut otomatis tampil di situs Direktori Putusan.

Amin mengatakan, seluruh hasil pengembangan SIPP itu belum bisa digunakan saat ini. “Masih harus dilakukan finishing, ujicoba, kemudian dirilis,”ujarnya.

Diperkirakan, proses finishing itu memerlukan waktu sepekan. Hasilnya kemudian diujicobakan ke sejumlah pengadilan yang ditentukan. Untuk tiap-tiap lingkungan peradilan, akan dipilih empat pengadilan.

“Kemungkinan setelah lebaran, SIPP versi terbaru akan dirilis. Bisa jadi nanti menjadi versi 3.2.0, karena perubahannya cukup signifikan,” kata Amin.

Kasubdit Bimbingan dan Monitoring Badilag sekaligus Ketua Satgas SIPP Peradilan Agama, Subeno Trio Leksono, S.H., M.H. berharap, SIPP terus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan aparatur peradilan agama di tingkat pertama dan tingkat banding, termasuk memenuhi kebutuhan Ditjen Badilag. 

"Kita berharap agar SIPP dapat menyediakan menu-menu lainnya, seperti menu prapendaftaran, register dan pelaporan perkara. Kita sudah tuangkan usulan-usulan itu dalam Road Map Pengembangan dan Pengimplementasian SIPP. Lebih cepat terealisasikan, tentu lebih baik," ujarnya. 

Meskipun belum memenuhi ekspektasi seluruh pengguna SIPP di lingkungan peradilan agama, kerja keras Tim Pengembang SIPP itu layak mendapat apresiasi positif. Dengan SIPP versi terbaru nanti, paling tidak pembuatan BAS dan putusan menjadi semakin mudah dan cepat.

[hermansyah]

Pengawasan rutin dan pembinaan dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang dilaksanakan di Pengadilan Agama Sukoharjo tanggal 25 April 2017 s/d 26 April 2017, Tim Pengawas dari PTA Semarang terdiri dari 3 orang Hakim Tinggi yaitu Bapak Kawakiby , Wakhidin dan diketuai oleh Bapak Syhabudin dan 1 orang Kepala Bagian Bapak Suparijanto Sigit sebagai pengawas bidang Kesekretariatan, Pengawasan meliputi manajemen peradilan, pelayanan publik, kepatuhan terhadap perudang undangan, administrasi peradilan , teknologi informasi dan keuangan. Dalam pemaparan hasil pengawasan , disampaikan temuan di bidang kesekretariatan terlebih dahulu diantaranya , KIB yang perlu ditandatangani, SK Penanggung Jawab BMN yang belum secara kolektif, register buku peminjam perpustakaan yang masih ksosong, perlu adanya penambahan CCTV demi keamanan bersama, Pembukuan yang harus dicetak semua (12 Buku) , Buku Kendali cuti yang harus disempurnakan , dan Laporan LkjiP yang harus asli bukan copyan meskipun yang asli sudah dikirim PTA. Dibidang Kepaniteraan disampaikan temuan oleh bapak Kawakiby dan Syihabudin diantaranya buku register harus dicatat semua meskipun perkara nihil,

Penyerahan Hasil Pengawasan dari PTA Semarang kepada Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo Drs. Kholis, M.H

 

Kepala Bagian Umum dan Keuangan PTA turun langsung melakukan pengawasan bidang Kesekretariatan

Peringatan Hari Kartini ke-138 Tahun 2017 Kabupaten Sukoharjo dilaksanakan pada hari Jumat pagi (21/4) bertempat di pendopo Graha Satya Praja (GSP) dihadiri langsung Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH,MH beserta istri, Wakil Bupati Purwadi SE,MM beserta istri serta turut hadir Forkopimda Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Asisten Sekda,Kepala SKPD, Camat dan Ketua organisasi wanita di lingkungan Kabupaten Sukoharjo.Menurut Laporan Ketua Panitia (Ka.KPPKB) Kab. Sukoharjo Ir. Proboningsih Dwi Danarti kegiatan ini bertujuan untuk mengenang, melanjutkan dan mewujudkan cita – cita Ibu RA. Kartini dalam memajukan kaum perempuan serta mengambil thema kegiatan ,” Dengan semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Melalui Generasi Sehat, Ekonomi Kuat,Perempuan Bermartabat.” Acara dilanjutkan dengan pembacaan riwayat singkat sejarah RA. Kartini oleh Ka.TP PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etty Wardoyo. Kegiatan ini juga diserahkan bantuan paket alat tulis secara simbolis 10 paket dari 50 paket dari Kantor PPKB Kabupaten Sukoharjo dan tas sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo bagi peserta didik Sanggar Bhineka yang merupakan sanggar kepedulian Bimbingan Belajar Anak-anak kurang mampu dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo  binaan Tim P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan Pengedaran  Gelap  Narkoba) BNK ( Badan Narkotika) sebanyak 50 Paket dari tingkat SD s/SMP oleh Bupati Sukoharjo.Dalam sambutan pengarahan Bapak Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya berharap agar peringatan Hari Kartini ke-138  Tahun 2017 ini dapat lebih memperteguh perjuangan kaum perempuan di Kabupaten Sukoharjo  serta peringatan tahun mendatang lebih baik lebih meriah daripada tahun ini untuk mengapresiasi kaum perempuan,ungkap Bupati. Dalam peringatan kali ini digelar hiburan tarian dari anak-anak TK. Indrasara Carjesu  bantuan dari Dinas POPK  serta paduan suara dari SMP Tarakanita Grogol sukoharjo.

 

Kartini - Kartini Sukoharjo

Mengingat jumlah perkara di Pengadilan Agama Sukoharjo semakin meningkat maka Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo  mengusulkan penambahan Jurusita Pengganti , dari Badilag usulan tersebut disetujui dan pada tanggal 27/2/2017 Ketua PA Sukoharjo melantik Jurusita  Pengganti atas nama Agus Sriyono dan Suyanto.


 

Pengarahan dari Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo

Mahasiswa dari UIN Menyimak dengan baik

Panggilan Qoib (Tidak Diketahui Alamatnya)

  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya

Pimpinan

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Kepaniteraan

Transparansi Anggaran

Who's Online

Kami memiliki 6 Tamu online

Penunjuk Waktu

 

Sukoharjo

Hari ini

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini47
mod_vvisit_counterKemarin208
mod_vvisit_counterMinggu ini952
mod_vvisit_counterBulan ini4243
mod_vvisit_counterTotal398781

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service
  • Menkes dorong kerja sama bilateral bidang kesehatan
    Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek mendorong penguatan kerja sama bilateral di bidang kesehatan dengan sejumlah mitranya, yaitu Menkes dari Arab Saudi, Swiss, Timor Leste, Qatar, Kuba, dan Denmark. Dorongan tersebut ...
  • TransJakarta pasarkan bahan pangan pokok di halte
    PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) sudah mulai memasarkan bahan pangan pokok berupa beras, minyak goreng, tepung terigu dan gula di sebanyak 23 halte bus TransJakarta. "Sejak Jumat (26/5) kemarin, kami sudah ...
  • Amerika Serikat-Jepang sepakat tingkatkan sanksi pada Korea Utara
    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Ab, Jumat waktu setempat (26/5), sepakat memperpanjang sanksi terhadap Korea Utara karena negeri itu terus membangun senjata nuklir dan peluru kendali, ...

Jajak Pendapat

Bagaimana pelayanan kami?
 

Waktu Shalat

KONTAK KAMI

AL-Qur'an Online

Hitung Zakat