www.pa-sukoharjo.go.id - Situs Resmi Pengadilan Agama Sukoharjo

Jumat (04/03/2016) pukul 07.00 WIB PA. Sukoharjo sampai di PA Purbalingga dalam rangka Studi Banding pelayanan terpadu sistem menejemen mutu yang berbasis ISO. Rombongan terdiri dari tujuh orang, di pimpin langsung oleh Ketua PA Sukoharjo Drs. Kholis, M.H.

Ketua PA Sukoharjo menjelaskan bahwa tujuan Studi Banding ini adalah untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan PA Purbalingga tentang pelayanan terpadu kepada para pencari keadilan dengan sistem manajemen mutu yang berbasis ISO, mengingat PA. Purbalingga yang baru saja direkomendasikan oleh auditor PT Tuv Nord untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008.

Kurang lebih setengah jam KPA Purbalingga menjelaskan tentang alur pelayanan terpadu dan sistem manajemen mutu yang diterapkan di PA Purbalingga melalui slide proyektor . Mulai dari meja informasi, pendaftaran, posbakum, bank, sampai arsip perkara.

Selesai mendengarkan penjelasan dari KPA Purbalingga, kemudian rombongan PA Sukoharjo diberi kesempatan melihat-lihat secara langsung proses pelayanan terpadu yang sedang berjalan. Di sini rombongan PA Sukoharjo dapat melakukan observasi, pengamatan atau bertanya langsung kepada petugas yang terkait mengenai sarana dan prasarana, fasilitas pendukung lainnya. Disamping itu, Siti Amanah, SH., MH. (Wapan) selalu mendampingi rombongan dari PA Sukoharjo di setiap sudut ruangan PA Purbalingga untuk memberikan penjelasan dan keterangan kepada para tamu dari Sukoharjo.

Dirasa cukup apa yang telah didapat, lalu pukul 11.15 Tim Studi Banding PA Sukoharjo berpamitan pulang untuk melanjutkan perjalanan ke PA Banjarnegara untuk study banding IT PA Banjarnegara kemudian pulang ke Sukoharjo. (db/KPIP)

Setelah Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo mendapatkan pelatihan SIPP dari Pengadilan Tinggi Agama Semarang tanggal 15 s/d 19 Februari 2016, Drs. Kholis, M. H , bergerak cepat melakukan sosialisasi pada para pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo, sosialisasi diselenggarakan di Ruang Rapat , dihadiri oleh semua pegawai , beliau menerangkan tentang pentingnya SIPP.

Sosialisasi SIPP oleh Ketua PA Sukoharjo, Drs. Kholis, M.H


Bagi lingkungan Pengadilan Agama SIPP adalah merupakan hal yang baru, sebelumnya adalah aplikasi SIAPDA yang sudah di redisain. Seiring dengan kebijakan Mahkamah Agung untuk mengimplementasikan SIPP pada seluruh lingkungan Mahkamah Agung . Dirjen badilag sebagai unit dibawah mahkamah agung memutuskan untuk melebur SIADPA ke SIPP. Seusai Dirjen Badilag meneguhkan niatnya untuk melebur SIPP pada bulan Nopember 2015 dilakukan Asesment di Pengadilan Agama jogyakarta dan Bandung. Untuk mengidentifikasi pelbagai hal apa yang berkaitan dalam bisnis proses pengadministrasian perkara. Hasil Asesmen tersebut kemudian di evaluasi. Kemudian tim dari mahkamah agung dan tim dari badilag mulai membangun selama satu bulan dan diujicoba di Pengadilan Agama Malang Jawa Timur pada bulan Desember 2015. Hasilnya diujicoba secara menyeluruh dari perkara didaftar sampai perkara diputus dipengadilan. Yang terlibat dimeja satu sampai Ketua Pengadilan.

Dalam rangka menerapkan SIPP dilingkungan Peradilan Agama khususnya Wilayah Jawa Tengah maka disamping aplikasinya yang perlu diperhatikan adalah kesiapan operatornya yang selama ini sudah terbiasa menggunakan SIADPA. Bagaimanapun juga menu – menu yang ada dalam aplikasi SIPP dan SIADPA memiliki beberapa perbedaan. Peralihan SIADPA plus ke SIPP dilakukan dengan tujuan sistem informasi perkara terintegrasi di Mahkamah Agung. Dengan Slogan SINGLE SING ON dengan kata lain integrasi data / menyatu. Dulu sistem yang ada Pengadilan Agama tersendiri , Peradilan Militer tersendiri, Peradilan Umum tersendiri, PTUN tersendiri.

Dilakukan sosialisasi SIPP inikarena selama ini yang telah familier SIADPA plus. Pada prinsipnya SIPP sama dengan SIADPA bedanya Cuma SIPP sudah terintegrasi. Prinsipnya kita instal SIPP selanjutnya kita seting kedalam database kemudian setting subdomain pada cpanel diwebsite kita terus dilakukan migrasi database SIADPA plus dan terakhir kita singkronisasi data ke Mahkmah Agung. Sehingga Mahkamah Agung dapat dengan mudah mengontrol.

Diperlukan kesiapan semua pihak untuk mencapai tujuan demi berhasilnya penerapan SIPP di Pengadilan Agama Sukoharjo, dan para pegawai menyatakan siap untuk menyongsong aplikasi baru ini.(db/KPIP).

Kegiatan Magang Mahasiswa reguler Periode XX Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta kali ini dilaksanakan mulai pada tanggal 4 januari 2016 di 4 (empat) daerah se-Eks Karisidenan Surakarta yaitu daerah Sukoharjo,Karanganyar,Klaten dan Boyolali. Kegiatan magang yang diselenggarakan oleh Fakultas meliputi Kota Surakarta terdiri 5 instansi yaitu Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri, BPN, kantor notaris dan PT Angkasa pura. kemudian di daerah Kabupaten Sukoharjo meliputi 4 (empat) instansi yaitu Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri, Bpn.sedangkan di daerah Kabupaten Karanganyar juga terdiri dari 3 (tiga) instansi yaitu Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri. Sedangkan jalur kegiatan magang mandiri kali ini dilaksanakan di luar daerah Eks Karisidenan Surakarta yang bertempat di Daerah Istimewa Yogyakarta, Cilacap, Semarang, Magelang, Jakarta,Tangerang.
Kegiatan Magang Mahasiswa yang bertempat di Pengadilan Agama Sukoharjo yang terdiri dari 5 (Lima) mahasiswa diantaranya Rian pertiwi,Yunidha Pratiwi, Dadik abimanyu , Gravita aji dan Silviana yang dilaksanakan pada tanggal 4Januari-5Februari 2016. Pada hari pertama tanggal 4 Januari 2016 kami diterima dengan baik oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Pegawai-pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo, selanjutnya diadakan sesi penyerahan dari pihak Fakultas Hukum yang diwakili oleh Ibu Zeni Lutfiah, S.H, M.H selaku Pembimbing KMM kepada pihak Pengadilan Agama Sukoharjo yang diwakili oleh Bapak Drs. Makali selaku Pembimbing Mitra KMM di Pengadilan Agama Sukoharjo. Selain diadakan sesi penyerahan pada hari pertama, juga diadakan sesi perkenalan kepada pegawai-pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo berikut dengan tugas-tugasnya masing-masing.
Pada hari kedua tanggal 5 Januari 2016 sudah diadakan pembagian tugas diantaranya Kesekretariatan dan bagian Kepaniteraan. Selain itu juga diadakan observasi mediasi secara langsung diruang persidangan. Kegiatan observasi magang tersebut dilakukan oleh para mahasiswa untuk dapat mengetahui bagaimana situasi mediasi sebenarnya dan mahasiswa dapat membandingkan antara teori yang didapat di perkuliahan dengan praktek sebenarnya.
Pelajaran yang kami dapat selama kami melaksanakan kegiatan magang mahasiswa di Pengadilan Agama Sukoharjo, kami dapat mengetahui bagaimana perbedaan antara teori yang kami dapatkan di bangku perkuliahan dengan praktek sesungguhnya di lapangan. Hal tersebut berguna untuk menambah pengalaman dan pengetahuan kami yang berfungsi bagi kami sewaktu kami lulus dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret dengan menyandang gelar Sarjana Hukum nantinya.

Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, dalam kehidupan sehari-hari, PNS dianggap sebagai panutan masyarakat, bahwa setiap PNS haruslah berkepribadian yang baik, menjadi teladan bagi masyarakat dan rela berkorban untuk kepentingan masyarakat.  Demikian cuplikan sambutan Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo Drs. Kholis, MH pada pengambilan sumpah/janji PNS an. Agus Sriyono dan Suyanto hari Selasa, 8 Desember 2015 di Ruang Sidang I Kantor Pengadilan Agama Sukoharjo.

Sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang bahwa keduanya ditempatkan di Pengadilan Agama Sukoharjo yang masing-masing sebagai Staf Administrasi Panmud Gugatan dan Staf Administrasi Kepala Sub Bagian Umum.

Penantian yang tidak singkat bagi keduanya, begitu terang Bapak Drs. Kholis, MH. Bagi Agus Sriyono yang harus menunggu selama 13 tahun dan Suyanto 14 tahun. Agus sendiri telah mengabdikan dirinya sebagai Honor K2 di Pengadilan Agama Klaten hingga akhirnya dilantik sebagai PNS di PA Sukoharjo. Suyanto juga tidak jauh berbeda dengan Agus, karena Suyanto sendiri sebelumnya juga telah mengabdi sebagai honorer K2 selama 14 tahun di Pengadilan Agama Surakarta.

Maksud dan tujuan pelaksanaan pengambilan sumpah/janji PNS adalah pembinaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pemerintah serta berdayaguna maupun sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur Aparatur Sipil Negara, abdi negara dan abdi masyarakat.

Upacara pengambilan sumpah ini dihadiri Ketua Pengadilan Agama Surakarta dan rombongan serta Ketua Pengadilan Agama Klaten dan rombongan. Turut Hadir pula pejabat struktural dan fungsional Pengadilan Agama Sukoharjo.

Sukoharjo,

Selasa siang (25/11/2015) Pengadilan Agama Sukoharjo mendapat Rombongan terdiri dari 5 orang yang dipimpin langsung oleh Ucok Subardjo, SH, MM , Bagian Umum Badan Peradilan Agama, Sesampainya di PA Sukoharjo, tim Badilag langsung melihat secara langsung kondisi PA dan kemudian mulai merekap apa yang menjadi kebutuhan PA Sukoharjo untuk dapat meningkatkan pelayanan publiknya, disampaikan pula Badilag akan mengirimkan TV LCD 48 inch dan Laken untuk Pengadilan Agama Sukoharjo. Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo, Drs. Kholis , M.H, dalam pertemuan dengan Tim Badilag memaparkan kondisi dan kebutuhan  di Pengadilan Agama Sukoharjo .Monitoring ini diselenggarakan  dalam rangka Evaluasi dan MonitoringBMN di Wilayah Koordinator Jawa Tengah.

 

Tim dari Badilag

Panggilan Qoib (Tidak Diketahui Alamatnya)

  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya

Pimpinan

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Kepaniteraan

Transparansi Anggaran

Who's Online

Kami memiliki 36 Tamu online

Penunjuk Waktu

 

Sukoharjo

Hari ini

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini21
mod_vvisit_counterKemarin100
mod_vvisit_counterMinggu ini337
mod_vvisit_counterBulan ini2321
mod_vvisit_counterTotal455683

Berita PTA Semarang

Situs Web Resmi Pengadilan Tinggi Agama Semarang

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service
  • Cerita pengemudi gojek yang mengantar pembunuh dokter
    Supir Go-Jek yang mengantar tersangka dokter Ryan Helmi ke Azzahra Medical Center Cawang, tempat  dia menembak istrinya dokter Letty Sultri hingga tewas menceritakan lagi kejadian nahas itu. Rahmadsah Nasution (51) ...
  • Pemulangan Korban KKB Jateng
    Para korban penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Timika, Papua tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/11/2017). Sebanyak 43 warga Jateng korban penyanderaan KKB yang dinyatakan ...
  • Presiden sampaikan pesan persatuan di pesantren Lombok
    Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan persatuan dalam kunjungan kerja Kamis di Lombok, tempat Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani (NW) dan Pondok Pesantren Darunahdlatin Nahdlatul Wathon Pancor yang ...

Jajak Pendapat

Bagaimana pelayanan kami?
 

Waktu Shalat

KONTAK KAMI

AL-Qur'an Online

Hitung Zakat