www.pa-sukoharjo.go.id - Situs Resmi Pengadilan Agama Sukoharjo
Menindaklanjuti implementasi JDIH yang dilaksanakan oleh Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI tanggal 11 Februari 2015 di Pengadilan Tinggi Agama Semarang diikuti oleh Satuan Kerja Pengadilan Agama se-Jawa Tengah, Dilmil II-10, dan PTUN Semarang, Pengadilan Agama Sukoharjo langsung mengimplementasikan sesuai dengan arahan Mahkamah Agung. Tim yang diketuai oleh Ismail Jamil yang juga Kepala Urusan Kepegawaian Pengadilan Agama Sukoharjo bersama seluruh anggota Tim langsung bekerja mempersiapkan format JDIH Pengadilan  Agama Sukoharjo, dari mulai design web sampai kepada menu JDIH, atas persetujuan Panitera/Sekretaris Pengadilan  Agama Sukoharjo selaku penanggungjawab tim, hasilnya format JDIH Pengadilan  Agama Sukoharjo dapat dinikmati secara online melalui jdih.pa-sukoharjo.go.id


Situs Web JDIH Pengadilan Agama Sukoharjo

Kami tim redaksi JDIH PA Sukoharjo tetap meminta saran untuk peningkatan situs ini dan selamat menikmati (drnbsok).
Kini, Jadwal Sidang, Info Perkara, maupun pengambilan akta cerai dapat diinformasikan  melalui sms, Dengan aplikasi sms gateway ini masyarakat pencari keadilan di wilayah yuridiksi Pengadilan Agama Sukoharjo akan mendapatkan  informasi perkara secara cepat akurat dengan biaya murah, caranya dengan Ketik : Jadwal Sidang No_Perkara untuk Jadwal Sidang Contoh : Jadwal Sidang 0001G15, Akta Cerai No_Perkara, untuk informasi akta cerai, Contoh : Akta Cerai  0001G15, dan dikirim ke nomer 085641134172 semoga dapat memberi manfaat pada para pencari keadilan.


Cek Jadwal/Akta Cerai via SMS

Badilag-net 05/3/2015

Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum, meminta  pengadilan agama/mahkamah syar’iyah di Indonesia untuk aktif melakukan Pelayanan Isbat Nikah Terpadu bekerja sama dengan Kementerian Agama (KUA) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.


Pelayanan Istbat Nikah Terpadu

Hal itu disampaikannya ketika memberi sambutan pada acara Pelayanan Isbat Nikah Terpadu yang digelar oleh Pengadilan Agama Praya, Lombok Tengah pada Selasa (3/3/2015).

“Saya minta kegiatan pelayanan terpadu seperti ini tidak hanya di lakukan di Lombok Tengah, tapi juga bisa ditiru oleh pengadilan-pengadilan agama/mahkamah syar’iyah di daerah lain,” kata Prof Abdul Manan.

Namun demikian, Ketua Kamar juga berpesan kepada para hakim pemeriksa perkara isbat nikah di pelayanan terpadu untuk berhati-hati. Penetapan isbat nikah, lanjut Prof Manan, mempunyai konsekuensi besar dalam hal nasab, kewarisan, hak kepemilikan dan lainnya.

“Jangan sampai ada penyelundupan hukum,” katanya.

Pelayanan terpadu oleh PA Praya bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Disdukcapil Lombok Tengah berlangsung sukses dan meriah. Hal ini karena kerja keras dan koordinasi yang baik antara tiga instansi penyelenggara kegiatan. Selain itu, dukungan LSM PEKKA dan AIPJ Ausaid juga signifikan dalam penyelenggaraaan kegiatan tersebut.

Ada 85 pasangan suami isteri yang mengajukan permohonan isbat nikah pada pelayanan terpadu yang berlangsung di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Ketua PA Praya menunjuk 6 majelis hakim tunggal untuk menyelesaikan 85 perkara itu. Seperti yang terjadi pada pelayanan terpadu di daerah lainnya, setelah mendapatkan penetapan PA, penerima layanan akan mendapatkan Kutipan Akta Nikah dari KUA dan Akta Kelahiran anak-anak mereka dari Dinas Dukcapil.

Pelayanan terpadu di Lombok Tengah terasa istimewa karena acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh para pejabat teras baik dari pusat maupun daerah, tetapi juga dari perwakilan Pemerintah Australia dan Family Court of Australia.

Selain Ketua Kamar Agama, pejabat lain yang hadir adalah Dirjen Badilag (Drs. H. Abdul Manaf, M.H.), Perwakilan Ditjen Badilum (Supartini, S.H., M.H.), Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI (Prof. Dr. Machasin, M.A.), Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama (Dr. H. Hasbi Hasan, M.H.), Direktur Hukum dan HAM Bappenas, Perwakilan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Wakil Bupati Lombok Tengah (Normal Sujana), Ketua DPRD Lombok Tengah,  Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram, Ketua Pengadilan Tinggi Mataram, Ketua PA dan PN se-NTB, Kepala Kantor Kementerian Agama NTB, Koordinator Nasional PEKKA (Nani Zulminarni),  Perwakilan Kedubes Australia untuk Indonesia (Esther Sainsbury), Executive Advisor Family Court of Australia (Leisha Lister), Team Leader AIPJ (Craig Ewers), Senior Advisers AIPJ (Wahyu Widiana dan Cate Sumner), Tim Pembaruan MA dan sejumlah pengurus PUSKAPA UI Jakarta.

Pelayanan Terpadu Sejak 2013

Pelayanan terpadu isbat nikah yang melibatkan pengadilan agama/mahkamah syar’iyah, Kementerian Agama (KUA) dan Dinas Dukcapil mulai dirintis sejak akhir 2013. Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) adalah pihak yang gigih merancang kegiatan ini sejak awal. Inisiasi AIPJ itu didasarkan pada hasil penelitian Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PUSKAPA) Universitas Indonesia yang menyebut lebih dari 50 juta anak Indonesia yang tidak memiki akta kelahiran.

Salah satu kendala kepemilikian akta kelahiran, berdasarkan penelitian tersebut, adalah karena para orang tua tidak memiliki bukti hukum atas pernikahan mereka. Sedangkan syarat utama mendapatkan akta kelahiran adalah adanya dokumen resmi pernikahan orang tua yang berupa Kutipan Akta Nikah. Dan untuk mendapatkan Akta Nikah untuk perkawinan yang sudah dilaksanakan harus melalui penetapan isbat nikah yang dikeluarkan oleh pengadilan agama/mahkamah syar’iyah.

Ketika dimulai pada akhir tahun 2013, hanya beberapa pengadilan agama yang melaksanakannya. Mengingat manfaatnya yang begitu besar bagi masyarakat, seiring dengan keluarnya SEMA Nomor 3 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelayanan dan Pemeriksaan Perkara Voluntair Itsbat Nikah Dalam Pelayanan Terpadu, semakin banyak pengadilan agama/mahkamah syar’iyah yang melakukan pelayanan ini pada tahun 2014.

Data pelayanan terpadu tahun 2014 yang berhasil dihimpun Ditjen Badilag adalah sebagai berikut:

Dalam banyak kesempatan ketika memberikan pembinaan kepada warga peradilan agama, Dirjen Badilag berharap agar seluruh pengadilan agama/mahkamah syar’iyah dapat melaksanakan pelayanan terpadu yang merupakan wujud nyata dalam usaha memberikan akses yang lebih luas kepada keadilan terutama bagi masyarakat tidak mampu dan tinggal di daerah terpencil.
Apel Pagi Tanggal 3 November 2014

 Hari ini Senin tanggal 3 November 2014 Pengadilan Agama Sukoharjo seperti pada Senin-Senin sebelumnya, apel pagi telah diselenggarakan. Pagi itu pukul 07.30 WIB di halaman depan kantor Pengadilan Agama Sukoharjo bertindak sebagai pembina apel adalah beliau Bapak Drs. Asep Hidayat, SH. Apel dihadiri oleh seluruh pejabat, pegawai dan karyawan Pengadilan Agama Sukoharjo. 

 Berlangsung sekitar 30 menit dan bertindak sebagai komandan apel adalah Bapak Drs. Amir Wakil Panitera Pengadilan Agama Sukoharjo.  Dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo selaku pembina apel memberikan sedikit pembinaan bahwa diantaranya kedisiplinan pegawai harus lebih ditingkatkan. Hal ini sesuai perintah Pengadilan Tinggi Agama Semarang dan Mahkamah Agung RI yang diterima jajaran Pimpinan Pengadilan Agama Se-Surakarta sewaktu pembinaan di Pengadilan Agama Karanganyar. Tidak hanya itu Pak Asep Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo juga menekankan bahwa untuk menghadapi akhir tahun, penyerapan anggaran harus diperhatikan. Hal ini kaitannya dengan jumlah prosentase penyerapan Anggaran Pengadilan Agama Sukoharjo untuk tahun 2014. 

 Pukul 08.00 WIB apel telah selesai. Hal ini ditandai dengan doa penutup yang dibacakan oleh Beliau Ibu Hj. M. Djamilah, S. HI. Kepala Urusan Keuangan Pengadilan Agama Sukoharjo. 
Pembukaan Lelang Oleh Bapak Drs. Makali

Pagi itu cuaca sudah mulai terasa terik terasa di Pengadilan Agama Sukoharjo. Tepatnya hari Senin  tanggal 20 Oktober 2014 Masehi hari dimana telah dijadwalkan oleh Bapak Adhi Kurniawan, S. Kom. Kepala Sub Bagian Umum PA Sukoharjo bersama KPKNL Surakarta akan mengadakan lelang umum dan terbuka Barang Milik Negara berupa 2 unit kendaraan bermotor milik Pengadilan Agama Sukoharjo. 2 unit kendaraan tersebut sebelumnya telah diuji kelayakannya oleh instansi terkait yaitu Dishubinfokom Kabupaten Sukoharjo yang telah merekomendasikan bahwa barang tersebut layak untuk dihapus. Serta ijin dari PTA Semarang dan BUA Mahkamah Agung RI maka dari itu lelang dilaksanakan guna memenuhi salah satu dari berbagai tuntutan reformasi birokrasi yang belakangan ini santer dibicarakan.  

Kendaraan tersebut adalah 1 unit kendaraan dinas roda 4 Suzuki Carry tahun 1990 dengan Nopol AD 9507 UB dan 1 unit Kendaraan Dinas Roda 2 Kawasaki Binter Tahun 1980 dengan Nopol AD 9608 DB. Pelaksanaan lelang dimulai pukul 11.00 WIB dengan Pejabat Lelang dari KPKNL Surakarta adalah Ibu Arfiah dan didampingi oleh panitia lelang dari Pengadilan Agama Sukoharjo yaitu Bapak Drs. Makali dan Bapak Ismail Jamil. 

Dalam pelaksanaan lelang tersebut telah mengikutkan 2 peserta lelang yang telah mendaftar dan melengkapi syarat dan ketentuan yang telah diumumkan sebelumnya. Selang beberapa waktu berjalan akhirnya Hasan Sanusi dari Surakarta menjadi pemenang dan berhak atas 2 buah kendaraan dinas tersebut. Pelaksanaan lelang berjalan dengan tertib dan lancar serta tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.  

Pimpinan

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Kepaniteraan

Transparansi Anggaran

Who's Online

Kami memiliki 38 Tamu online

Penunjuk Waktu

 

Sukoharjo

Hari ini

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini217
mod_vvisit_counterKemarin162
mod_vvisit_counterMinggu ini217
mod_vvisit_counterBulan ini3501
mod_vvisit_counterTotal493404

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service
  • APP II siapkan konsep terminal untuk maskapai biaya murah
    Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin memaparkan konsep terminal khusus penerbangan berbiaya murah (LCC) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Awaluddin usai pembukaan "Airport Excellence (APEX) in ...
  • Sulteng gandeng Markplus promosikan TdCC
    Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menggandeng lembaga promosi MarkPlus untuk mempromosikan penyelenggaraan lomba balap sepeda internasional Tour de Central Celebes. Kepala Biro Humas Pemprov Sulteng Haris Karimin yang ...
  • Blind ditransfer kembali United ke Ajax
    Manchester United telah mencapai kesepakatan dengan Ajax Amsterdam untuk mengembalikan pemain internasional Belanda Blind ke klub tersebut, demikian diumumkan klub Liga Inggris pada Senin. Pemain 28 tahun itu, yang merupakan ...

Jajak Pendapat

Bagaimana pelayanan kami?
 

Waktu Shalat

KONTAK KAMI

AL-Qur'an Online

Hitung Zakat