www.pa-sukoharjo.go.id - 99 ORANG HAKIM PENGADILAN AGAMA DI JAWA TENGAH MENERIMA SK MUTASI

 Semarang l pta-semarang.go.id. (28/04/2010)

 

Pada hari ini terjawab sudah pertanyaan-pertanyaan kemana angin mutasi akan berhembus, karena 99 orang hakim Pengadilan Agama di Jawa Tengah pada hari ini telah menerima SK Ketua Mahkamah Agung R.I. Nomor: 1502/DJA/KP.04.6/III/2010 tanggal 19 Maret 2010 tentang Mutasi Hakim Pengadilan Tingkat I.

Sebagian besar mutasi tersebut berupa kepindahan yang bersangkutan ke Pengadilan Agama di Jawa Tengah kecuali dua orang, yaitu: Drs. Sultoni. MH. dan Muh. Tobi’in, SH.. Drs. Sultoni, MH. semula menjabat sebagai Hakim Pratama Utama pada PA. Surakarta Klas IB. menjadi Hakim Madya Pratama di PA. Jakarta Timur Klas IA. Sedangkan Muh. Tobi’in, SH. semula Hakim Madya Utama pada PA. Brebes Klas IA menjadi Hakim Madya Utama pada PA. Bandung Klas I A.

SK. Ketua Mahkamah Agung R.I. tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Drs. H. Chatib Rasyid, SH.MH., kepada Drs. H. Thamzil, SH. Hakim Pengadilan Agama Rembang. Acara yang berlangsung di aula Pengadilan Tinggi Agama Semarang tersebut dimanfaatkan oleh Ketua PTA Semarang untuk memberikan pembinaan, dari bidang teknis peradilan, administrasi peradilan hingga sikap dan perilaku hakim.

Dalam awal pembinaannya Ketua PTA Semarang membuka dengan menyatakan bahwa rasa senang dan tidak senang merupakan bagian dari alam, manusia juga merupakan bagian dari alam maka tidak heran bila perasaan itu muncul saat menerima SK seperti ini. Tetapi sebagai manusia pasti harus ada perubahan, barang siapa tidak bersedia menerima perubahan maka ia akan dipaksa berubah. Maka dengan adanya mutasi ini diharapkan agar dinikmati saja karena pada hakekatnya semua jabatan adalah alternatif dan hanya sementara saja selama belum ada jabatan yang lebih tinggi. SK ini agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan diharapkan para hakim yang mutasi ini mau menerima keadaan, perubahan dan kenyataan.

Dalam hal teknis peradilan Ketua PTA Semarang menyampaikan bahwa sudah keliling Jawa Tengah dalam rangka mewujudkan keinginan agar Hakim di Jawa Tengah menjadi Hakim yang “Ethes” (bhs Jawa) atau pinter, cerdas, cerdik dan cermat terutama dalam hal menyelesaikan permasalahan yang timbul. Untuk tujuan tersebut Ketua PTA Semarang juga sudah menuangkannya dalam bentuk Surat Petunjuk untuk dapat dijadikan pedoman.

Beberapa hal tentang teknis peradilan antara lain tentang kejelasan surat gugatan karena masing-masing alasan perceraian mempunyai cara-cara tersendiri dalam hukum acaranya. Maka dipesankan agar Hakim tidak ragu-ragu menyatakan gugatan tidak diterima bila gugatannya tidak jelas. Dalam hal pembuatan surat gugatan ini Hakim bisa memberi saran kepada para pihak dalam hal hukum acaranya bukan dalam hal materinya.

Pemeriksaan perkara verstek yang secara umum tidak perlu membuktikan gugatan Penggugat karena tidak ada sanggahan, yang diperiksa adalah gugatan Penggugat ini beralasan hukum tidak? Ada dasar hukumnya tidak? Kecuali dalam hal Tergugat tidak diketahui alamatnya di Indonesia, baru diperiksa sebagaimana perkara contradictoir.

Juga dalam hal pemeriksaan perkara khulu’ agar tidak berutar-putar, yang awalnya gugatan istri yang tidak terbukti dirubah menjadi perkara khulu’ dan putusannya berupa perkara cerai talak. Maka kembali lagi dalam pembuatan surat gugatan, hakim diperbolehkan memberikan saran-saran kepada para pihak, baik kepada Penggugat dalam membuat surat gugatannya maupun kepada para Tergugat dalam membuat jawaban, tentunya bukan yang berhubungan dengan materinya.

Dalam hal administrasi peradilan agar setiap ada perubahan harus ada Berita Acaranya, termasuk dalam acara pengunduran sidang ikrar talak yang tidak bisa dilaksanakan karena sebab-sebab tertentu, misalnya karena pihak perempuan sedang dalam masa haid.

Juga adanya pembebanan tugas kepada Hakim selain sebagai mediator juga sebagai hakim Pengawas Bidang agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya baik bidang Bindalmin dan jalannya hukum acaranya.

Pada saat ini perilaku hakim dinilai sangat memprihatinkan, terutama berkaitan dengan selingkuh dengan bawahannya, karena cinta itu ternyata tidak berawal dari kecantikan / kegantengan tetapi berawal dari seringnya bertemu sehingga timbul perasaan tertarik dan cinta. Diharapkan tidak ada yang berkaitan dengan penyelesaian perkara, karena memang tidak ada perkara dengan dana besar di lingkungan PA, bahkan seringkali untuk mengajukan perkara para pihak harus menjual hartanya yang berupa sapi atau kambingnya, sering pula dijumpai si istri sebagai Penggugat dibiayai suaminya sebagai Tergugat dalam mengajukan gugatannya.

Dalam akhir pembinaannya Ketua PTA Semarang mengucapkan selamat menunaikan tugas baru dan agar segera melapor dan mohon segera dilantik oleh pimpinan barunya.


Panggilan Qoib (Tidak Diketahui Alamatnya)

  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya

Pimpinan

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Kepaniteraan

Transparansi Anggaran

Who's Online

Kami memiliki 9 Tamu online

Penunjuk Waktu

 

Sukoharjo

Hari ini

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini54
mod_vvisit_counterKemarin155
mod_vvisit_counterMinggu ini811
mod_vvisit_counterBulan ini2181
mod_vvisit_counterTotal461373

Berita PTA Semarang

Situs Web Resmi Pengadilan Tinggi Agama Semarang

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service
  • Kejuaraan kapal layar Hong Kong telan korban
    Kejuaraan kapal layar di Hong Kong menimbulkan korban jiwa, setelah salah satu kapal peserta menabrak kapal nelayan China, Sabtu dini hari. Satu orang nelayan tewas dan sembilan rekannya mengalami luka-luka setelah ...
  • Dinkes Banjarbaru berikan vaksin difteri ke sekolah
    Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, memberikan vaksinasi difteri di sekolah-sekolah seluruh tingkatan untuk mencegah penyakit yang mulai mewabah di sejumlah daerah di Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan ...
  • Maskapai Emirates beli 20 Airbus
    Maskapai penerbangan Emirates menandatangani nota kesepahamann (Mou) untuk pembelian hingga sebanyak 36 unit pesawat Airbus A30 untuk memperkuat armada asal Uni Emirat Arab tersebut. Siaran pers yang diterima di Jakarta, ...

Jajak Pendapat

Bagaimana pelayanan kami?
 

Waktu Shalat

KONTAK KAMI

AL-Qur'an Online

Hitung Zakat